Pada lahan sempit tapi cukup panjang, kita dapat
membangunnya dengan memotongnya menjadi dua hingga tercipta halaman kosong di
tengah-tengahnya. Pada lahan seperti ini jelas kita tidak bisa membuka jendela kesamping
baik kekanan maupun kekiri. Jadi halaman kosong itulah yang kita buat sebagai
tempat masuknya cahaya dan udara kedalam bangunan yang kita bangun itu.
Bila panjang-nya betul-betul mencukupi, maka kita bisa
buat lagi lahan terbuka di paling belakang disamping lahan terbuka ditengah
itu. Tapi bila panjangnya tidak mencukupi, maka bangunan di belakang tidak
perlu dibuat bukaan lagi.
Saya coba menggambarkan kondisi bangunan tersebut di
bawah ini. Mudah-mudahan Anda memahaminya apa yang saya maksudkan.
Saya buat yang cukup panjangnya dulu ya.Pada lantai 1 dari bagian depan ke bagian belakang, cukup dibuatkan jalan setapak sebagai jalan penghubung.
Tetapi di lantai 2 kita harus membuat semacam jembatan untuk bisa menyeberang dari bagian depan ke bagian belakang.
Yang saya paparkan disini hanya berupa garis besarnya saja. Bila kemudian ada yang berminat, saya bisa bantu melengkapinya, atau akan dilengkapi sendiri. Silahkan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar